Perjalanan Cita-Cita: Dari Rumah Belajar JICT Menuju Masa Depan
Senin, 16 Desember 2024
Add Comment
Perjalanan Cita-Cita:
Dari Rumah Belajar JICT Menuju Masa Depan
Penulis :
Dari Rumah Belajar JICT Menuju Masa Depan
Penulis :
Moch. Riza Zaenal Abidin
ISBN :
Desain dan Tata Letak :
ISBN :
978-623-88896-4-8
Desain dan Tata Letak :
Team JSM
Team Support :
Team Support :
Hazami & Rendy Saputra
Kategori :
Kategori :
Non-Fiksi (Kisah Inspiratif)
Ukuran Buku : 14 x 20 cm
Tebal Buku : 78 hal
Ukuran Buku : 14 x 20 cm
Tebal Buku : 78 hal
Edisi I, 2024
Diterbitkan dan Dicetak Oleh:
Indie Digital Media (IDM) Publishing
Alamat Redaksi Penerbit :
Kec. Kalianda, Kab. Lampung Selatan,
Diterbitkan dan Dicetak Oleh:
Indie Digital Media (IDM) Publishing
Alamat Redaksi Penerbit :
Kec. Kalianda, Kab. Lampung Selatan,
Prov. Lampung, 35551
HP: 085841039319
E-Mail: idmpublishing02@gmail.com
Website: www.idmpublishing.com
Didistribusikan oleh :
JSM Production
Jl. Walang Baru III, No. 123, Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara
HP: 085841039319
E-Mail: idmpublishing02@gmail.com
Website: www.idmpublishing.com
Didistribusikan oleh :
JSM Production
Jl. Walang Baru III, No. 123, Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara
Kata Pengantar
Dengan mengucap rasa syukur yang mendalam, telah hadir persembahan dari sebuah perjalanan luar biasa yang dituangkan dalam buku ini. Saya bangga, bisa menuliskan kata pengantar buku hebat yang di inisasi oleh sahabat-sahabat terbaik saya di Yayasan Jala Samudera Mandiri. Sebuah karya yang tidak hanya bercerita, tetapi juga merangkum denyut kehidupan dan perjuangan anak-anak hebat yang telah bangkit dari keterpurukan melalui program Rumah Belajar. Sebagai seorang Manager Corporate Affairs yang membawahi CSR di JICT, saya melihat bagaimana pendidikan mampu menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah untuk meraih harapan baru.
Saya melihat buku ini lebih dari sekadar dokumentasi program sosial. Buku ini adalah cerminan nyata dari bagaimana kekuatan kolektif masyarakat mampu menjawab tantangan besar: putusnya akses pendidikan. Program "Rumah Belajar" JICT, adalah simbol keberdayaan komunitas, tempat berbagai pihak dari perusahaan, pemerintah, hingga masyarakat lokal bergandengan tangan menciptakan perubahan yang signifikan.
Rumah Belajar bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan juga ruang aman yang menghidupkan kembali mimpi anak-anak yang terpinggirkan. Di sinilah antara teori dan praktik diwujudkan secara nyata: interaksi sosial, dukungan komunitas, dan bimbingan individu berkelindan menjadi energi transformatif. Anak-anak yang sebelumnya dipandang sebelah mata kini tampil dengan kepercayaan diri baru, menjadi bukti bahwa investasi sosial tidak pernah sia-sia.
Sebagai seorang ibu, saya sering terharu menyaksikan keberanian mereka melawan stigma, kemiskinan, dan rasa putus asa. Mereka adalah pahlawan dalam cerita ini, pembawa pesan penting bahwa pendidikan bukan hanya hak, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih baik.
Buku ini adalah ajakan bagi kita semua untuk memahami bahwa perubahan tidak pernah datang darisatu arah. Perubahan adalah hasil kolaborasi, empati, dan kepercayaan pada potensi setiap individu. Saya berharap kisah-kisah yang terangkum di dalamnya menjadi inspirasi bagi kita untuk terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif dan penuh kasih.
Selamat membaca, dan terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan ini. Semoga semangat mereka membakar semangat kita untuk terus menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.
Jakarta, Desember 2024
(Indhira Gita Lestari Lihu)
Manager Corporate Affairs PT JICT
BLURB/DESKRIPSI
Buku ini merupakan kumpulan cerita inspiratif dari para alumni Rumah Belajar JICT, sebuah inisiatif mulia yang telah memberikan harapan baru bagi anak-anak putus sekolah di Jakarta Utara. Melalui program ini, mereka tak hanya menemukan akses kembali ke pendidikan, tetapi juga jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Kisah-kisah yang tertuang dalam buku ini menggambarkan perjalanan hidup yang penuh tantangan, perjuangan, dan harapan. Dari Brebes hingga Jakarta, dari jalanan hingga ruang kelas, setiap kisah menampilkan semangat pantang menyerah untuk mengubah nasib. Cerita-cerita seperti perjalanan Ninik, yang merangkai mimpi dari tanah kelahirannya hingga ibu kota, atau Eko Supriyadi, yang bertransformasi dari “anak nakal” menjadi seorang supervisor di hotel berbintang, adalah bukti nyata bahwa setiap orang memiliki potensi untuk bangkit dan sukses jika diberi kesempatan. Tidak hanya itu, buku ini juga menggambarkan bagaimana Rumah Belajar JICT, dengan dukungan berbagai pihak, menjadi pijakan penting bagi para alumni untuk menggapai cita-cita. Program ini bukan sekadar memberikan pendidikan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan keyakinan diri. Hal ini terlihat dari perjalanan hidup Fatimatuz Zahra yang berhasil menembus dunia militer, atau Lulu Damayanti yang menemukan pekerjaan yang sesuai dengan
impiannya.
0 Response to "Perjalanan Cita-Cita: Dari Rumah Belajar JICT Menuju Masa Depan"
Posting Komentar